SELAMAT DATANG DI BLOG SAYA
Kali ini saya akan membahas tentang Kisah 25 Nabi dan Rasul. berikut kisahnya.
1. Nabi Adam A.S ( Malaikat pun bersujud )
Setelah menciptakan alam dan seluruh isinya, Allah berencana menciptakan manusia sebagai khalifah untuk mengurus bumi yang telah dibuatnya. Allah kemudian memberitahu para malaikatnya,"Sesungguhnya aku akan seorang manusia." Para malaikat menjawab ,"Kenapa engkau menciptakan manusa yang akan berbuat kerusakan, kejahatan dan pertumpahan darah di muka bumi. Padahal kami selalu memuji-Mu dan menganggukan-Mu sebagai tanda syukur kepada-Mu."
Allah menciptakan manusia pertama dari tanah. Setelah menciptakan adam, Allah mengajari Nabi Adam berbagai ilmu pengetahuan dan segala hal yang ada di bumi. Hal ini tidak diajarkan pada malaikat dan iblis. Sehingga Adam saja yang memiliki pngetahuan.
Kemudian Nabi Adam dihadapkan kepada para malaikat dan iblis. Allah menanyakan benda-benda yang telah diketahuinya. Kedua makhluk itu tidak bisa menjawab pertanyaan tersebut.Akan tetapi, Nabi Adam dapat menjawab semua pertanyaan yang ditanyakan kepada dirinya.
Allah menyuruh para malaikat dan iblis untuk bersujud kepada Nabi Adam. Karena Nabi Adam dapat menjawab pertanyaan yang Allah berikan, sedangkan para malaikat dan iblis tidak dapat menjawab pertanyaan yang Allah berikan kepada mereka. Hal ini membuktikan kecerdasan Nabi Adam. Ia dapat menjawab semua pertanyaan dari Allah. Para malaikat menuruti perintah Allah, mereka semua bersujud kepada Nabi Adam. Akan tetapi, ketika Allah memerintah iblis untuk bersujud kepada Nabi Adam. Iblis menolak perintah tersebut. Dia menganggap dirinya lebih mulia daripada Adam. Karena dirinya diciptakan oleh Allah dari api, sedangkan Adam diciptakan dari tanah.
Karena tidak patuh, Allah pun mengusir iblis dari surga. Karena surga tidak patut dihuni oleh makhluk yang membangkang kepada Allah. Iblis merasa dendam kepada Adam, karena ia ditempatkan di neraka untuk selamanya. Iblis meminta pada Allah agar dipanjangkan umurnya hingga kiamat tiba. Permintaan iblis di kabulkan Allah SWT. Dan iblis bersumpah akan selalu menggoda Adam dan menyesatkan anak cucunya sampai hari kiamat, untuk dijadikan temannya di neraka
Allah pun mengusir iblis dari surga, maka penghuni surga adalah Adam dan malaikat. Segala kenikmatan dapat Adam rasakan. Akan tetapi Adam merasa kesepian karena di surga seorang diri. Untuk itu, Allah menciptakan Hawa dari tulang rusuknya. Dengan demikian ia sudah mendapatkan teman sekaligus istri.
Di dalam surga Adam dan Hawa tidak kekurangan sesuatu apapun, sebab semua yang mereka ingin sudah tersedia. Mereka berdua bersyukur kepada Allah SWT. atas nikmaat yang mereka peroleh.
Meskipun demikian Allah berpesan kepada Adam dan Hawa agar tidak mendekati pohon khuldi. Iblis sempat mendengarkan pembicaraan Adam dengan Allah tentang larangan-Nya, untuk mendekati dan memakan buah khuldi. Mendengar itu, iblis merasa senang karena ada kesempatan untuk menggoda dan menyesatkan Nabi Adam dan Hawa.
"Wahai Adam, maukah kamu berdua aku tunjukkan buah yang sangat nikmat. Jika, kamu memakannya kalian paasti akan menjadi penghuni surga untuk selamanya," ucap iblis sambil memegang buah khuldi. Nabi Adam tidak percaya dengan perkataan iblis. Kemudian ia mengusir iblis.
Iblis pantang menyerah menggoda Nabi Adam, karena dendamnya belum terbalaskan. Ia menganggap dirinya dikeluarkan dari surga oleh Allah swt., penyebabnya karena Adam. Ia pun berusaha sekuat tenaga mengeluarkan Adam dan Hawa dari surga. "Wahai Adam, percayalah kepadaku apabila kalian memakan buah khhudi ini, kalian akan tetap kekal tinggal di surg seperti para malaikat," ujar iblis meyakinkan Nabi Adam dan Hawa. Nabi Adam merasa bimbang, dia mulai terpengaruh ddengan perkataan iblis. "Tidak ada salahnya kita membuktikan perkataan iblis, mungkin ada benarnya," Kemudian Nabi Adam dan Hawa mengambil buah khuldi dan memakannya.
Pada saat itu, Allah menegur mereka, "Tidakkah aku telah melarang kalian memakan buah pohon khuldi dan memberitahu kalian bahw iblis adalah musuh yang nyata bagi kalian."
Adam dan Hawa merasa menyesal melanggar larangan Allah. Mereka pun bertaubat kepada Allah. Allah menerima taubat mereka berdua, tetapi Allah menurunkan mereka ke bumi secara terpisah. Adam berada di Hindustan, sedangkan Hawaberada di Jeddah. mereka saling mencari. Allah pun mempertemukan mereka di Muzdalifah.
Di bumi inilah Addam dan Hawa mulai hidup baru. Jika di surga segala yang dikehendaki sudah tersedia, maka di bumi mereka harus berusaha terlebih dahulu. Setelh beberapa lama mereka hidup berdua di bumi, Allah mengarunia anak kembar sampai 20 pasangan.